Profil
Kota Tebing Tinggi
Kota Tebing
Tinggi berada
di Provinsi Sumatera Utara, Negara Republik Indonesia.
Merupakan salah satu pemerintahan kota dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera
Utara. Berjarak sekitar 78 km dari Kota Medan (Ibu kota Provinsi Sumatera
Utara, 50 km dari Lubuk Pakam, 47 km dari Pematang Siantar dan 97 km dari
Parapat.
Kota Tebing
Tinggi terletak
pada lintas utama Sumatera, yaitu menghubungkan Lintas Timur dan Lintas Tengah
Sumatera melalui lintas diagonal pada ruas Jalan Tebing Tinggi, Pematang
Siantar, Parapat, Balige dan Siborong-borong. Dalam jangka panjang (20 tahun,
2006-2025), Kota Tebing
Tinggi akan
menjadi: “Kota Jasa dan Perdagangan dengan
sumberdaya manusia yang berkualitas“. (Perda No 04 Thn 2006 ttg RPJPD
Kota Tebing Tinggi).
IKLIM
Kota Tebing Tinggi beriklim tropis dataran rendah. Ketinggian 26 – 24 meter di atas permukaan laut dengan topografi mendatar dan bergelombang. Temperatur udara di kota ini cukup panas yaitu berkisar 25° – 27 °C. Sebagaimana kota di Sumatera Utara, curah hujan per tahun rata-rata 1.776 mm/tahun dengan kelembaban udara 80%-90%.
Kota Tebing Tinggi beriklim tropis dataran rendah. Ketinggian 26 – 24 meter di atas permukaan laut dengan topografi mendatar dan bergelombang. Temperatur udara di kota ini cukup panas yaitu berkisar 25° – 27 °C. Sebagaimana kota di Sumatera Utara, curah hujan per tahun rata-rata 1.776 mm/tahun dengan kelembaban udara 80%-90%.
LUAS DAN PEMBAGIAN WILAYAH
Luas wilayah Kota Tebing
Tinggi adalah
38,438 km2 dan terbagi atas 5 (lima) Kecamatan,
yaitu Padang Hilir, Padang Hulu,
Rambutan, Tebing Tinggi Kota, dan Bajenis.
Berdasarkan Sensus
Penduduk Tahun 2010, rerata kepadatan penduduk Kota Tebing
Tinggi adalah
3,777 orang per kilo meter persegi. Kecamatan yang paling tinggi tingkat
kepadatan penduduknya adalah Kecamatan Tebing Tinggi Kota sebanyak 6,916 orang
per kilo meter persegi, sedangkan yang paling rendah tingkat kepadatan
penduduknya adalah Kecamatan Padang Hilir sebanyak 2,616 orang per kilo meter
persegi.
Komentar
Posting Komentar